SEJARAH

Gagasan mendirikan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 2004 atas usulan dr. Qomaruddin Sukhemi, M.Kes selaku Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah saat itu. Hal tersebut didasarkan akan kenyataan masih kurangnya tenaga kesehatan khususnya tenaga analis dan farmasi di wilayah Kalimantan Tengah, disamping institusi pendidikan untuk mencetak tanaga-tenaga tersebut juga belum tersedia.
Pertemuan awal diselenggarakan pada bulan Oktober 2004 dihadiri oleh sejumlah tokoh pendidikan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UM Palangkaraya) dan para praktisi kesehatan. Pada kesempatan tersebut mulai dibicarakan hal-hal yang menyangkut syarat-syarat pendirian fakultas kesehatan termasuk kendala-kendala yang dihadapi, seperti terbatasnya sumber daya manusia dan dana.
Usaha untuk segera merealisasikan berdirinya FIK untuk Program Studi Analis Kesehatan dan Farmasi semakin mantap setelah mendapat dukungan dari Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dengan Surat Rekomendasi Nomor : 824/SDK-2/V-2005 tanggal 10 Mei 2005. Seiring berjalannya waktu, pengurusan teknis berdirinya FIK terus dilakukan, sampai pada tanggal 20 Mei 2006 tim visitor dari Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (BPPSDM) meninjau kesiapan UM Palangkaraya untuk mendirikan fakultas tersebut. Pada tanggal 21 Juni 2006 BPPSDM Departemen Kesehatan RI mengeluarkan surat Nomor : HK.03.2.4.1.02842 tentang rekomendasi untuk pembukaan Program Studi Analis Kesehatan dan Farmasi. Selanjutnya pada 4 Juli 2006 diterima surat dari Dirjen Pendidikan Tinggi Nomor : 1250/D2/2006 yang berisi persetujuan dibukanya Program Studi Analis Kesehatan dan Farmasi.Berdasarkan rekomendasi dari BPPSDM setelah melakukan evaluasi akademik dan administratif serta rekomendasi dari Ditjen Dikti maka pada tanggal 8 September 2006 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional memberikan SK Ijin Penyelenggaraan Nomor 3402/D/T/2006 untuk Program Studi Analis Kesehatan dan Farmasi jenjang program Diploma 3 pada FIK UM Palangkaraya. Atas dasar surat tersebut, pada tahun ajaran 2006/2007 UM Palangkaraya mulai membuka Program Studi Analis Kesehatan dan Farmasi.
Pada tanggal 18 Februari 2009, atas nama Direktur Jendral Pendidikan Tinggi, Kopertis Wilayah XI Kalimantan memberikan SK Perpanjangan Ijin Penyelenggaraan Program Studi Farmasi pada UM Palangkaraya Nomor 1015/D/T/K-XI/2009. Direktur Jendral Pendidikan Tinggi, Kopertis Wilayah XI Kalimantan juga memberikan SK Perpanjangan Ijin Penyelenggaraan Program Studi Analis Kesehatan pada Universitas Muhammadiyah Palangkaraya Nomor 1036/D/T/K-XI/2009 pada tanggal 19 Februari 2009. Saat ini Fakultas Ilmu Kesehatan memiliki dua program studi yaitu Program Studi DIII Analis Kesehatan dan Program Studi DIII Farmasi yang telah terakreditasi B dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM PT-KES).
Harapan semua pihak tentunya dengan berdirinya FIK ini dapat memberikan sumbangsih dalam usaha meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan di wilayah Kalimantan Tengah. Selain itu, dengan hadirnya FIK UM Palangkaraya diharapkan dapat mempunyai peran dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terutama masyarakat di wilayah Kalimantan Tengah. FIK UM Palangkaraya telah banyak melakukan kerjasama dengan berbagai macam instansi baik pemerintah maupun swasta untuk menjalin hubungan yang baik dengan pihak luar dan menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas lulusan FIK UM Palangkaraya. Saat ini lulusan FIK UM Palangkaraya telah banyak bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, apotek, laboratorium dan sebagainya.