Anda sedang berada di: Beranda » Kegiatan Mahasiswa » Guru Garis Depan, Merajut Indonesia dari Pinggiran

Kategori : Diskusi Umum | Kegiatan Mahasiswa |

Pencarian:

Topik: Guru Garis Depan, Merajut Indonesia dari Pinggiran

30-10-2017/01:18:03 WIB
Wiedha922

Website
Linang air mata tidak kuasa membendung rasa haru waktu Juniar Sinaga mencium bendera merah putih. Peristiwa sakral yang disertai pembacaan janji itu berlangsung pada tanggal 12 September 2017 di Aula Gedung D lantai 2, Kompleks Kementerian Pendidikan serta Kebudayaan (Kemendikbud), Senayan, Jakarta. Waktu itu, Menteri Pendidikan serta Kebudayaan Muhadjir Effendy melepas dengan simbolis Guru Garis Depan (GGD). Juniar, wanita kelahiran 7 Januari 1990 yang datang dari Kabupaten Simalungun, Propinsi Sumatera Utara pompa air, itu ditugaskan di Kabupaten Kepulauan Anambas, Propinsi Kepulauan Riau.

Tekadnya telah bulat untuk mengabdikan diri untuk Ibu Pertiwi, mencerdaskan anak bangsa dengan jadi GGD di pelosok Nusantara. Sebelumnya ikuti program GGD, Juniar mengajar sepanjang 1, 5 th. di Kabupaten Lanny Jaya, Propinsi Papua. Ia bertugas jadi guru Sarjana Mendidik di daerah Paling depan, Terluar, serta Ketinggalan (SM-3T). Sejatinya, Juniar yaitu hasil rekrutmen GGD angkatan ke-2 pada 2016 yang lalu. Angkatan pertama dikerjakan pada 2015. Dari 7. 000 formasi yang ada pada angkatan ke-2, waktu itu yang lulus seleksi 6. 296 GGD. Baru pada 15 Agustus 2017 surat ketentuan (SK) GGD diterbitkan serta pada bln. September GGD dilepaskan ke tempat pekerjaan.

Sejumlah 300 GGD dilepaskan dengan simbolis oleh Mendikbud di Jakarta. Bekasnya yang sejumlah 5. 996 GGD pergi dengan mandiri dari rumahnya semasing menuju daerah peletakan. Muhadjir waktu itu menyematkan rompi serta topi pada lima orang GGD. Terkecuali Juniar Sinaga, ada pula Sain Widianto (peletakan di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur) harga pompa air, Rika Purwanti (peletakan di Kabupaten Belu, NTB), Fransiscos Perry Ariska (peletakan di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah), Retno Widianingrum (peletakan di Kabupaten Aceh Selatan, NAD), dan Hironimus Kantur (peletakan di Kabupaten Manggarai Barat, NTT).

0 Tanggapan :

<< First | < Prev | 1 | Next > | Last >>

Anda harus Login dulu untuk bisa berdiskusi.
Atau Anda juga bisa Daftar dulu menjadi anggota forum.