Anda sedang berada di: Beranda » Kegiatan Mahasiswa » Himpunan Mahasiswa Islam

Kategori : Diskusi Umum | Kegiatan Mahasiswa |

Pencarian:

Topik: Himpunan Mahasiswa Islam

02-11-2017/14:10:41 WIB
Afsheen

Website
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) 1 yaitu organisasi mahasiswa yang dibangun di Yogyakarta pada tanggal 14 Rabiul Awal 1366 H bertepatan dengan tanggal 5 Februari 1947, atas prakarsa Lafran Pane bersama 14 orang mahasiswa Sekolah Tinggi Islam (saat ini Kampus Islam Indonesia).

Sebelumnya lahirnya Himpunan Mahasiswa Islam, terlebih dahulu berdiri organisasi kemahasiswaan bernama Perserikatan Mahasiswa Yogyakarta (PMY) pada th. 1946 yang beranggotakan mahasiswa dari tiga Perguruan Tinggi di Yogyakarta, yakni Sekolah Tinggi Tehnik (STT), Sekolah Tinggi Islam (STI) serta Balai Perguruan Tinggi Gajah Mada yang pada saat itu cuma punya Fakultas Hukum serta Fakultas Sastra.

Oleh karna Persyerikatan Mahasiswa Yogyakarta di rasa tidak memerhatikan keperluan beberapa mahasiswa yang masih tetap menjunjung tinggi nilai-nilai agama Islam. Tidak tersalurnya menu buka puasa masukan keagamaan menjadi argumen kuat buat beberapa mahasiswa Islam untuk membangun organisasi kemahasiswaan yang berdiri serta terpisah dari Persyerikatan Mahasiswa Yogyakarta.

Pada th. 1946, situasi politik di Indonesia terutama di Ibukota Yogyakarta alami polarisasi pada pihak Pemerintah yang dipelopori oleh Partai Sosialis, pimpinan Syahrir - Amir Syarifuddin serta pihak oposisi yang dipelopori oleh Masyumi, pimpinan Soekiman - Wali Al-Fatah serta PNI, pimpinan Mangunsarkoro - Suyono Hadinoto dan Persatuan Pernyangannya Tan Malaka. Polarisasi ini dimulai pada dua pendirian yang sama-sama bertolak belakang, pihak Partai Sosialis (Pemerintah) menitik beratkan perjuangan peroleh pernyataan Indonesia pada perjuangan berdiplomasi, pihak oposisi pada perjuangan bersenjata melawan Belanda.

Polarisasi ini membawa mahasiswa yang beberapa besar dari mereka yaitu pengurus Perserikatan Mahasiswa Yogyakarta bertujuan pada Partai Sosialis. Melalu mereka berikut Partai Sosialis coba mendominir Persyerikatan Mahasiswa Yogyakarta. Tetapi mahasiswa yang masih tetap punya idealisme tidak bisa membiarkan usaha Partai Sosialis akan mendominir Persyerikatan Mahasiswa Yogyakarta.

Dengan situasi yang sangatlah urgent karena Belanda makin menguatkankan diri dengan terus-menerus menghadirkan bala pertolongan dengan persenjataan moderen yang lalu pada tanggal 21 Juli 1947 terbentuklah yang diberi nama Agresi Militer Belanda I. Dengan kondisi yang sekian beberapa mahasiswa yang berideologi niat sholat hajat murni masih menyatu hadapi Belanda, mencegak sedikitnya kurangi beberapa efek dari polarisasi politik yang sangatlah melemahkan potensi Indonesia hadapi Belanda. Karena itu mereka menolah keras mau sikap dominasi Partai Sosialis pada mahasiswa yang dinilai mau menyebabkan dunia mahasiswa ikut serta dalam polarisasi politik.

Beragam hal tersebut yang mendorong sebagian orang mahasiswa untuk membangun organisasi baru. Walau memang jauh sebelumnya ada kemauan untuk membangun organisasi baru telah ada harapan mau itu, tetapi senantiasa dipending serta di kira belum juga persis. Tetapi memandang dari beragam keadaan yang ada di rasa harapan yang telah lama diinginkan itu butuh diwujudkan karna apabila membiarkan Persyerikatan Mahasiswa Yogyakarta lebih lama didominasi oleh Partai Sosialis yaitu hal yg tidak persis. Penolakan sikap dominasi Partai Sosialis pada Persyerikatan Mahasiswa Yogyakarta bukan sekedar datang dari komunitas mahasiswa Islam, tetapi juga mahasiswa kristen, mahasiswa katolik, dan beragam mahasiswa yang masih tetap menjunjung teguh ideologi keagamaan.

0 Tanggapan :

<< First | < Prev | 1 | Next > | Last >>

Anda harus Login dulu untuk bisa berdiskusi.
Atau Anda juga bisa Daftar dulu menjadi anggota forum.